Rabu, 16 April 2014

DEAD WITH FALERA


Genre : Post Hardcore / Trancecore
Country : Bandung
Official site :
Facebook
Twitter
DWF tebentuk pada awal tahun 2010
ketika itu Line Up DWF ber-personilkan Oja sebagai Vokalis, Kumank dan Angga sebagai Gitaris, Bagas Sebagai Basis, dan Febby sebagai Drumer, ketika itu pun DWF masih ber-genre Metal. seiring waktu berjalan, DWF pun menambahkan 1 personil lg untuk mengisi posisi Gitar. karena Angga (yg asalnya mengisi posisi gitar) pindah ke posisi synth/techno. krna DWF merubah genre nya menjadi (TranceCore) dan ketika itu DWF menambahkan "Dyan" sebagai gitaris barunya. tak lama waktu berjalan, Dyan pun Out dwr DWF krna alasan tertentu. dimulai dari situlah DWF hanya memiliki 1 gitaris (Kumank)

Alhamdulillah, sampai sekarang DWF masih ber-pesonilkan tetap seperti awal mula terbentuk DWF. hanya dengan Angga yg berasalkan mengisi posisi gitar menjadi mengisi posisi Synth/Techno.

mungkin banyak yg bilang kalo DWF itu meniru Attack Attack! ? salah besar kalo kita meniru Attack Attack!. DWF hanya mengagumi Attack Attack! dan mencoba untuk menyamai (bkn mengikuti) Attack Attack! . karena Attack Attack! adalah salah satu band yg menginspirasi kita untuk bermusik.

kalian pada tau yg berjudul "For You Forever"?. dan ternyata banyak yg bilang bahwa lagu itu sangat mirip dengan lagu Attack Attack! yg Stick Stickly. kita jg disini mau konfirmasi tentang masalah lagu itu. kita tidak pernah mengikuti atau menyamai lagu org lain. mungkin faktor "Kebeneran" lagu itu bisa hampir mirip. emg siapa yg mau sih lagu sendiri sama kaya lagu org lain? pasti ga mau lah. dgn masalah tersebut insya Allah kita bakal aransement ulang lagu "For You Forever" :D

kita disini bermusik bukan beralasan untuk mencari ketenaran atau materi. no 1 alasan kita bermusik adalah hanya untuk menyalurkan hobi.
mungkin banyak yg bilang jg klo kita itu sombong. waduh, salah besar. coba buktikan aj kalian nongkrong bareng kita. insya Allah pasti konyol. hahaha
kita sendiri sering mendefinisikan kalo DWF itu bukan Band, tp Group lawak. hahaha :)) krna kita memang suka becanda. namun ada waktu tertentu jg untuk serius :D

salah satu prinsip DWF ketika manggung adalah selalu menomor satukan perfomance. tp dengan sound yg bagus jg :D hehe
knp kita menomor satukan perfomance? krna kita manggung itu untuk menghibur para penonton. namanya jg penonton, pasti fokus nonton (melihat) bkn fokus mendengarkan :)) betul? haha

dan di awal bulan juni 2012 kita resmi kehilangan vokalis kita (oja) yg dengan sangat berat hati kita pun menerima keputusan dya untuk hengkang dr DWF karena ada alasan tertentu.

gakan panjang lebar lagi deh, kita cmn mau memberitahu kalian jg.
kita band Indonesia
kita bangga pada Indonesia
dan kita selalu gerak cepat :D

MOVING FASTER !!!

 Member :
Dixie - Vocals
 Kumank - Guitar
  Bagas : Bass / Vocal
Angga : Techno / Synth
Febby : Drum

DOWNLOAD SONG,Click here

DIARY OF ALEXANDRIA

 Genre : Post Hardcore / ModernRock
Country : Purwokerto
Official site :

Diary of Alexandria, was formed on 1 March 2011. With the formation, Yovi (Scream / Growl / Clean Vocals), Mey (Guitar), Refan (Guitar / vocals), Baim (Bass), Rendy (lipsync), and Yandha (Drum), and we which brought the genre of Metal / Screamo / Post Hardcore . We are inspired Asking Alexandria, Attack - Attack and many more.

Diary Of Alexandria name is taken from children's activities are writt
en in a diary, and the name Alexandria is taken from the band Asking Alexandria.or Alexandria is taken from a romantic city U.S,

Our first demo release in September, entitled "hurt, when I remember you". and in December, we released a second demo, with an acoustic version titled "Sesal".

April 2012, yovie resigned from the band, and chose to focus on other bands.
Soon, Rendi decided to resign from the band, because there are problems with other personnel.
but that does not discourage us to stay focused on the band.
And Khasiat, former vocalist W4NC in to fill the vocal,
to this day still survive with 5 personnel, even though sometimes we often need to lypsinc auditional.

after our spirit back again, DOA is busy with her new single, with titled Hate On Something (Secret).
be wait for the download link,,,:)

Member :
 Khasiat - Vocal
  Mey - Guitar 1
Refan - Guitar 2
  Baim - Bass
Yanda - Drum
DOWNLOAD SONG,Click here

REVENGE THE FATE


Genre: Post Hardcore / Metal /Symphonic Deathcore
Country : Bandung
Official site :

 Formed in July 5th 2009. Until now the formation is Anggi (vocals), Sona (Bass/Vocals), Richi (Guitar), Cikhal (Guitar), Zacky (Drums), their genre is Deathcore/Metalcore. The Name of Revenge The Fate has a philosophy, It is about ambition to change the bad fate for the better. On December 2010 the band released their demo album with five song, Ambisi, Poseidon, All Broke By Hate, The End Of My Heart, and Departure Of Assiah.

 Member :

 Anggi - Vocals 
 Richi - Guitar 
Cikhal - Guitar
Sona - Bass
Zacky - Drums 

DOWNLOAD SONG,Click here

LIGHT OF TREVAS


 Genre : Post Hardcore
 Country : Padang
 Official site :
Kami berasal dari Padang, Sumatera Barat, Indonesia. Band ini terbentuk pada tanggal 1 Juni 2011. Dulunya band ini bernama BECK dengan anggota Ilham(voc), Fajri(guitar), Ardy(guitar), Hamzah(bass) dan Julian(drum). Kemudian kami lost contact dengan Fajri dan Hamzah pindah ke batam karena melanjutkan sekolahnya disana. Lalu, ilham pun mengundurkan diri karena ingin membentuk band baru. Kami pun mengajak Wd, Rian dan Farid untuk bergabung. Dan kami mengubah nama menjadi "LIGHT OF TREVAS"


Member :

Muhammad Ilham Widarsa (WD) as Vocal
Ryan Apriandi as Guitar
Muhammad Farid as Guitar
Syafri Ardy as Bass
Julian Dennis as Drum

DOWNLOAD SONG,Click here

SERAPHIC OF VIOLENCE


 Genre : Post Hardcore / Electronica
 Country : Padang
Official site :

Seraphic Of Violence is a Hardcore/Metal/Electric band from PADANG, Indonesia.
Seraphic Of Violence creates a sound that is mature far beyond their years. With no members over the age of 21, Seraphic Of Violence have been breaking out of the underground music scene with a sound that is both heavy and hard-hitting, yet catchy and melodic.

Member :

Vyndo - Vox
Daulad - Guitar
 Diecky - Guitar
Yandy - Bass
Jackey - Drum
Bobi - Synth

DOWNLOAD SONG Click here

SUMMER WITHOUT SUN




 Genre : Electronica - Post Hardcore
 Country : Bandung
 Official site :

BIOGRAFI

SUMMER WITHOUT SUN merupakan band yang terbentuk pada bulan September 2011 di Bandung ini awalnya hanyalah Band yang digarap oleh Aryo Bimo dan Agit Yasa. Mereka mencoba memadukan genre electronica dengan distorsi dan ketukan breakdown. Agityasa berpegang pada Gitar dan Aryo Bimo pada Vocal scream. Dengan di mulainya perwujudan secara audio yg mereka ciptakan melalui home recording, dalam waktu 4 bulan mereka telah membuat 1 konsep mini album yg berisikan 6 lagu sebagai sample yg akan di rilis musim panas tahun 2013. Setelah beberapa konsep terbentuk, mereka pun mulai mencari beberapa personil untuk mengisi instrument. Awal mula Agityasa mengajak beberapa teman lamanya antara lain Raden Zulfikar untuk mengisi gitar dan Senna Tedja untuk mengisi drum. Setelah itu, Zulfikar mengajak Hanang untuk mengisi Bass, tidak puas di situ Agityasa mengajak Rizky Ardiansyah untuk mengisi kekosongan di Clean vocal. Setelah band terbentuk dengan personel yang lengkap, dari situ mereka mulai menaiki stage demi stage. Selang beberapa bulan berjalan, pada saat Proses penggarapan EP album, Aryo Bimo memutuskan untuk resign dikarenakan alasan tertentu.
Keluarnya Aryo Bimo membuat SUMMER WITHOUT SUN atau yang biasa di sapa dengan panggilan SWIS ini, harus memutar otak untuk kelanjutan band ini.
Seiring dengan kesibukan karena pekerjaan Rizky ardiansyah juga, mereka harus mengganti formasi tanpa lepas dari peran rizky sebagai vocalis clean tetap. Akhirnya di ambil keputusan untuk Agityasa berganti posisi menjadi Scream Vocal dan mencari gitaris lagi. Sampai saat ini gitaris ke2 masih memakai additional. Namun, rizky tetap menjai bagian permanent kami walaupun dia sering di sibukan dengan pekerjaan luar kotanya.
SUMMER WITHOUT SUN pun saat ini telah bereksperimen menggabungkan beberapa genre, dengan tetap memasukan unsur Post Hardcore dan memberi sedikit unsur electronica yang dikemas lebih menarik dan lebih baru dari sebelumnya

  

Member :

Agithya Asa Gilang - Dirty Voc / Synth & Loop

Raden Zulfikar - Bite the String

Hanang P Paranta - Shred the Bass

Senna Tedjapurnama - Drums

DOWNLOAD SONG, Click here 

SWEET AS REVENGE


Genre : Post Hardcore
Country : South Jakarta
Official Site :
Twitter

Biografi

Sweet as Revenge secara resmi berdiri di Jakarta pada awal November 2003. Dimulai dari pertemuan Max, Qzoot (gitar) dan Febri (bass) di sebuah distro di Jakarta.
Berawal dari obrolan mengenai interest yang sama pada genre post-hardcore, kemudian berlanjut dengan keinginan untuk membuat sebuah band yang memainkan musik post-hardcore itu sendiri. Waktu berjalan, dan berdirilah Sweet as Revenge. Nama yang unik, karena semua personil awal di band ini pernah merasakan pengalaman pahit dengan band-band mereka yang terdahulu. Dan menjadikan Sweet as Revenge sebagai ajang pembuktian. Bahwa mereka akan bisa menjadi lebih baik.
Berawal dari hanya berlatih di studio, kemudian mereka memutuskan untuk merekam demo mereka yang pertama. Lagu pertama mereka berjudul “Broken Lines and Empty Smile”. Bermodalkan satu lagu sendiri serta beberapa lagu cover, Sweet as Revenge mulai merambah panggung-panggung di berbagai acara komunitas di Jakarta. Tampil dengan hanya ditonton segelintir orang sebagai band pembuka, atau tampil paling akhir sebagai band penutup telah mereka rasakan. Hal itu tidak membuat mereka patah semangat, tapi dianggap sebagai pengalaman yang akan memperkuat mereka sebagai sebuah band. Lagu “Broken Lines and Empty Smile” akhirnya menarik minat dE Records. Lagu tersebut direkam ulang untuk disertakan dalam kompilasi “Anthems of Tomorrow (dE Records, 2004). Sebuah album kompilasi yang berisi band-band bergenre post-hardcore dan sejenisnya. Lagu “Broken Lines and Empty Smile” juga sempat merajai chart MTV Cutting Edge selama beberapa minggu. Sebuah prestasi yang membanggakan untuk sebuah band yang masih berumur sangat muda. Hal ini juga yang mengangkat nama mereka ke permukaan dan mulai dikenal oleh publik.
Seiring dengan berjalannya waktu, serta perbedaan visi, misi dan kepentingan dari masing-masing personil, mengakibatkan beberapa kali pergantian personil serta perubahan musikalitas Sweet as Revenge secara keseluruhan. Setelah melewati proses rekaman yang panjang, hasil karya mereka dapat didengar pada sebuah mini album berjudul “Birth of Expectations (Self Released, 2008)” yang dirilis pada 5 Januari 2008. Sebuah mini album berisi 6 lagu yang merefleksikan pahit dan manisnya kehidupan mereka. Baik sebagai band ataupun sebagai individu masing-masing personil. Rilisnya mini album “Birth of Expectations” mendapat respon yang cukup baik. Acara Release Party mini album itu sendiri dihadiri oleh sekitar 700 orang penonton. Jumlah yang cukup fantastis. Singel mereka yang berjudul “Potret Kehampaan” juga sering terdengar di radio.
Selepas rilisnya mini album “Birth of Expectations”, Sweet as Revenge semakin aktif bergerilya dari panggung ke panggung dan mulai merambah media. Mulai dari panggung acara komunitas, pensi SMA, acara kampus, live performance, promo dan interview di radio, semua dilibas habis. Hal ini dilakukan tidak hanya untuk menambah jam terbang saja, tetapi juga sebagai usaha untuk menjangkau pendengar baru, mereka yang sama sekali tidak mengenal Sweet as Revenge. Terbukti cara ini cukup ampuh, banyak yang akhirnya jatuh hati kepada band ini setelah mereka mendengar dan menyaksikan langsung penampilan Sweet as Revenge. Sebagai salah satu band generasi awal dari booming genre post-hardcore di tanah air, Sweet as Revenge berusaha untuk terus konsisten dan tidak terbawa arus trend musik yang sangat cepat berganti. Sampai saat ini, formasi terakhir Sweet as Revenge adalah: Dinand (vokal), Qzoot (gitar), Mamie (gitar), Febri (bass) dan Nanda (drum). Perjalanan dari panggung ke panggung, konflik demi konflik serta pengalaman hidup dari masing-masing personil telah memperkaya pengalaman Sweet as Revenge sebagai sebuah band. Hal ini membuat mereka berusaha untuk lebih solid dan konsisten dalam berkarya. Sweet as Revenge akan terus mempertahankan eksistensinya serta melahirkan karya-karya yang dapat menghibur penggemar musik dimanapun mereka berada.


Member :

Dinand - Vocals
Qzoot : Guitar
Akmal - Guitar
Febri - Bass
Ananda - Drum


DOWNLOAD SONG, Click here